Resume NgoBis Online Bareng PK TANGSEL


Perkenalkan saya Edy Fajar mahasiswa Agribisnis uin jakarta dan KAHFI BBC , Prestasi yang saya raih itu bukan sepenuhnya saya raih dengan sendiri melainkan karena ada team dan berbagai pihak yang berkolaborasi, saya hanya mencoba belajar dan mengkaji aja😊

Ane salah satu pendiri Eco Business Indonesia (www.ebibag.com) merupakan bentuk usaha ber genre Eco Social Entrepreneurship hehe ada genre nye segala kaya lagu2 anak jaman skrng


Core activity bisnis kami terletak pada 2 hal yaitu Jasa dan Produk, Fokus jasa terletak pada berbagai Creative Movement yang dikemas menjadi program kreatif di antaranya ada Yuk Darling, Petaka, CLBK, Polemik, Serambi, Selundup dan lain sebagainya
Semua hal mengacu pada orientasi lingkungan dan sosial yang lebih baik, kami bergerak memanfaatkan limbah plastik menjadi hal yg lebih bernilai #Ubah Sampah jadi Faedah...
#tsaaahhh😄

Adapun dari sisi produk kita menghasilkan Kreasi Handy Craft bernilai jual tinggi @ebi_bag @bebi.face

Sampai di sini ada yang mau bertanya kah? Sebelum masuk ke sesi sharing pengalaman kami😊

‪Nia : 🙋🏻
Q : Makasih bang edi fajar😁
Tadi kan bang edi bilangnya tu bisnis team g cm personal...nah yg mau nia tanyain buat proses pembuatan produk2 karikatur sendiri pembuatnya dari para pendiri bisnis ini atau memberdayakan masyarakat setempat? Klu emang iya pastinya ada proses belajarnya.
Klu emang ada tu boleh dong orang luar ikut join buat belajar gt bang....secara sampah kan dmna2 bang lumayan klu bisa jadi lebih bermanfaat😁
A : Oke, pertanyaan nya bagus sekali dan relevan dengan tema nantinya yang akan di bahas😊
Kaka coba kasih analogi nya ya..
Apakah kita perlu jadi seorang koki yang hebat lebih dahulu untuk membuka restoran ?
Jawaban nya Tidak Harus😊
Kita cukup menjadi orang yang tepat pada setiap part yang kita butuhkan
Hal ini erat kaitannya dengan Collaboration... Co-Creation....dan Commerce 😊
Oke kita coba ulas lagi ya😊

"Creative Think from Local to Global"

Daya kreativitas dan inovasi sangat erat kaitan nya dengan stabilitas sebuah usaha.. Karena apabila hal ini luput maka sudah akan di tebak pada ujung nya hanya akan meninggalkan cerita, nama dan kenangan #mantan kali

Lihat brand brand besar yang dulu jaya kini kian tergerus arus kompetisi dan preferensi konsumen yang kian bervariasi..
Kemana larinya Nokia? Pernah terdengar lagi motor hasil karya kita dengan merk Taurus?
Dan beragam produk lainnya yg mungkin teman teman ketahui ..
Dari perspektif saya ada nilai fleksibelitas yg tidak bisa di penuhi produsen2 tersebut akan permintaan dan kebutuhan konsumen yang banyak maunya😅

Maka tidak heran banyak konsumen saat ini yang terhipnotis dengan daya magis produsen dan produk produk yang mampu menjadi primadona di mata mereka
Bahkan tak jarang suatu produk (merk) melekat pada setiap pribadi pemakainya
Contoh :
Kalau di tanya ..bro titip beli *odol ya klo ke warung..
Tanpa kita sadari *odol sendiri adalah merk yg jaya pada masanya di dekade tahun silam
Kalau mau beli air mineral pasti....
Kalau mau beli Mie Instant pasti...
Kalau mau teh dalam kemasan pasti...

Satu sistem Apik yg di bangun dengan berbagai upaya keras dan cara cara kreatif yg di buat oleh brand brand tersebut seperti, Aqua, Indomie, Teh botol Sosro.. Sehingga mampu menjadi primadona dan pelopor di kategori masing masing....🚛

Ada satu Budaya yg di terapkan yakni Budaya "DIY"

Apa itu?? It`s mean "Do It Yourself"

Mereka menekuni sesuatu yg tak lazim sebelumnya atau menggali sesuatu yang dulu tidak cool menjadi cool banget😎 pada eranya...
Dengan bermodal keyakinan dan Value yang sangat besar terkandung dari suatu Produk yg kita tawarkan akan membangun Brand Image tersendiri
"Think Big, Do More, We are What we Share"
Lanjut..🏃🏻
Di era saat ini mulai banyak brand local yg memiliki daya saing kompetitif dengan brand lainnya.. Sebut saja berbagai Platform E Commerce : Bukalapak, Hijup, dll
Rahasia sukses mereka adalah membangun Platform secara otentik dan disiplin berlandaskan 4C (Concern + Collaboration + Community + Commerce)

Kita coba mengulik satu brand luar yang menerapkan aspek tersebut dan juga di padu padankan dengan aspek sosial..


Ada yang pernah dengar brand Sepatu "TOMS" sebelumnya nya kah?
TOMs adalah perusahaan start up yg fokus pada sisi humanis dari produk yg di hasilkan, di mana setiap penjualan sepatu yg di beli maka di saat yg bersamaan konsumen memberikan sepasang sepatu untuk mereka yg membutuhkan👞👟

Dari perbuatan baik akan menjadi Viral Positif sehingga mampu menggerakkan Word of Mouth dan Konsumen sebagai marketing kita..wow

Berikut juga cara meningkatkan Brand Awerness produk kita di antaranya :

1.Berpegang pada Core Mission (Misi Utama) dari Produk yg di hasilkan, tidak hanya berbicara soal profit dan untung #More than Words 🎶
Contoh : komitmen terhadap lingkungan dan pemberdayaan petani , kosmetik bukan di buat untuk mempercantik tapi mempersehat... Itu yg di lakukan The Body Shop sampai hari ini
2. Empowering Sumber Daya Manusia.
Buat sistem internal yg kuat, kalau meminjam istilah Dewa Eka, *buat Kolam Anda
3. Lakukan Marketing Gerilya yang Cerdas
Contoh : pernah lihat iklan XL di jalanan dengan tulisan "Cuma Xl yang boleh Ngebut"
Coba resapi maksud dan konten yg di sampaikan
4. Lakukan Movement untuk perkuat persona produk yang kita miliki.
Contoh : YOT hasil inisiatif Billy Boen dll

Sedikit share pengalaman Desain Thinking terkait Bisnis yang saya dapatkan dari negara tetangga di mana saya berkesempatan Visit ke sana, Malaysia , Singapura dan Thailand.. Ternyata ada 1 elemen wajib dan menjadi kepatutan di sana yaitu Apresiasi dan Dukungan setiap individu akan produk Asli dalam negeri yang sangat tinggi , sehingga hal ini menjadi atmosfer positif bagi keberlangsungan usaha ke depannya...
Kita perlu meniru hal ini mulailah Cintai Produk Produk lokal, produk kita tak kalah berkualitas dengan produsen asing👮🏻

Sesi Tanya Jawab 😀

Q : Penanya pertama dari Bang Wira/Pamulang/Bisnis(Eksportir)  :
bisnis ini jika dikaitkan dengan role business model canvas. point "cost structrenya" itu bagaimana ya?
dan sebelum bisnis ini di excute, pada aspek financial saat perencaannya apakah menggunakan time value of money atau payback periode? jika menggunakan PP termnya berapa lama?
karena dua aspek itu yang biasanya pada start up bisnis sulit dalam penentuannya

A : Terima kasih pertanyaan nya bang Wira😊.
Terkait BMC ini juga yang kami presentasi kan pada penjurian Wirausaha Muda Mandiri kategori sosial kemarin😊
Cost Structure identitik dengan biaya yang kita keluarkan untuk menjalankan bisnis tersebut, biasanya mengacu pada Key Resources, Key Activities dan Key Partner.
Secara umum cost kami banyak teralokasi untuk kegiatan produksi dan promosi bang Wira😊
Jujur usaha ini di jalan kan tanpa planing yg matang pada awalnya , bermodalkan keyakinan dan kompetensi saat itu kami mengekseskusi bisnis ini dengan terus berproses Learning by Doing, adapun karena konsep yang kami terapkan adalah Social Business atau Social Entrepreneurship maka kami membuat konsep finansial sederhana yaitu Money for Value, di mana setiap revenue yg di hasilkan terus bergulir menopang program sosial lingkungan secara berkala sehingga mampu bisa melakukan eskalasi benefit yang lebih massive😇

Q : hmm. cost labor itu sendiri gimana? fix cost dan v. cost aja deh.. kalo sourcenya terlalu complex

A : Terima kasih bang Wira, Actually pendekatan nya cost  sharing bang

Q : Pertanyaan kedua dari Irfan/alamsutra/fashion : Kalau dilihat dari usaha dan bisnis super kreatifnya bang edy kayaknya udh bisa dibilang sukses ya bang, masih muda sudah bisa tembus sana sini bahkan memperdayakan bnyk orng juga pdhl hanya dgn objek "sampah" , kira2 sampai sekarang ini apa sih yang masih mas edy mau capai lagi di kesuksesan abang yg sudah mantap ini atau apa sih target abang yg kira" sampai skrng blm trcapai?

A : Terima kasih pertanyaan bang Irfan😊
Terkait itu saya masih berproses terus kok ,kami jadikan itu doa bang semoga Allah Ijabah Amin😇
Cause..
 "Success is Journey not Destiny

Adapun target kami lainnya yakni menciptakan objek masyarakat baru untuk bersinergi agar bisa menebar manfaat lebih luas, selain itu kami juga mah terus ekspan produk ke berbagai negara dan menjadi brand image green produk indonesia Amin😇

Q : Pertanyaan ketiga dari Tegar/Pamulang/KoordinatorPKtangsel ;v : Kalau dari sisi pemerintah apakah usaha bang Edy ini sudah mendapat dukungan? Kalau memang sudah, dukungan real apa yang sudah diberikan dari pemerintah?

A: Terima kasih pertanyaan nya bang Tegar😊
Alhamdulillah Dukungan dari pihak pemerintah sudah ada baik dari Pemkot maupun lembaga pemerintah lainnya seperti KLH dll
Bentuk real nya saat ini memang baru bersifat hit and run belum ada annual program berkelanjutan, tapi kami terus berupaya menjalin mediasi agar bisa mewujudkan kolaborasi apik antara ABGC : Academic Business Government Community 😊
http://m.okezone.com/read/2016/02/21/338/1317548/airin-ajak-komunitas-pemuda-di-tangsel-tanggap-sampah

Q : Pertanyaan keempat dari Bang aziz/ Bintaro/myPadz cafe  : Dimana peran Tuhan dalam wirausaha kita ?

A : Saya jawab dengan quotes ya bang aziz "Keberhasilan yang diraih dari setiap titian proses yang kita tapaki, esensinya terjadi bukan karena kemampuan kita sepenuhnya semata, melainkan ada andil besar serta keterlibatan sang Maha Kuasa Dalam setiap usaha dan asa" - Edi Ebi
Sekali lagi terima kasih banyak, mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan🙏🏻

Kata pepatah : "Tak ada Gading yang Tak Retak"
Saya mewakili keluarga besar Gajah juga mohon maaf atas hal itu, hehe😅

Jangan takut bereksperimen, terus berkreasi dan berinovasi.
Jangan takut salah..
Salah bukan dosa bila tak di sertai nilai buruk..

SALAH
   ALAH...(ngga papa)
      LAH...(kan manusiawi)
         AH...(cuek aja)
             H ...(Hebat pada akhir`a)

Terima kasih atas kesempatan yg di berikan untuk cerita pengalaman, semoga bisa bermanfaat😇

Informasi lebih lanjut boleh follow bang edy di Instagram :
@ebi_bag & @bebi.face
www.ebibag.com

Resume NgoBis Online Bareng PK TANGSEL


Related Posts:

0 Response to "Resume NgoBis Online Bareng PK TANGSEL"

Posting Komentar